Kamis, 11 November 2010

APA ITU ALKITAB? Fakta Dan Serba-Serbi Alkitab

Ada banyak orang yang bertanya mengenai apa itu Alkitab. Bahkan ada banyak orang Kristen sendiri yang tidak mengerti apa itu Alkitab secara mendalam. Menurut id.wikipedia.org, Alkitab adalah adalah kitab suci umat Kristiani. (Kadang-kadang disebut pula dengan istilah Injil, meskipun sesungguhnya hanya keempat kitab pertama dalam Perjanjian Baru yang disebut dengan Injil).
Alkitab dibagi atas dua bagian utama: Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Bagian-bagian utama ini disebut "Perjanjian" karena Allah bangsa Israel membuat perjanjian kepada manusia. Pertama kalinya antara Musa dan bangsa Israel dan kedua kalinya antara Yesus Kristus dan seluruh umat manusia.



Keunikan dari Alkitab:
1. Ditulis selama 1900 tahun
Walaupun kitab pertama dalam Alkitab dimulai dengan Kitab Kejadian, namun banyak ahli yang percaya bahwa Kitab Ayub adalah kitab yang pertama kali ditulis. Alkitab pertama kali ditulis sekitar tahun 1800 S.M., sedangkan kitab terakhir (Kitab Wahyu) ditulis sekitar tahun 95 M. Artinya butuh waktu 1900 tahun untuk membuat satu Alkitab.
Tidak ada satu bukupun di dunia ini yang membutuhkan waktu yang begitu lama dalam hal penulisan.

2. Ditulis dalam 3 bahasa
Hampir semua buku Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani, kecuali beberapa bagian yang ditulis dalam bahasa Aram dari kitab Daniel sedangkan semua buku Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani.

3. Ditulis di 3 Benua yang berbeda
Asia --> Beberapa kitab ditulis di tanah Israel; Babilonia-Persia
Afrika --> Beberapa kitab ditulis ketika Musa masih berada di Mesir
Eropa --> Sebagian besar Perjanjian Baru ditulis oleh Paulus ketika berada di Yunani, Turki atau daerah Makedonia.

4. Ditulis dalam berbagai keadaan dan oleh berbagai macam profesi
Alkitab kita ditulis ketika dalam keadaan damai (Amsal, Pengkhotbah), masa penjajahan dan pembuangan (Daniel, Ezra), masa perang (Mazmur), masa perpindahan penduduk (Kejadian, Keluaran). Selain itu juga ditulis di beberapa tempat yang unik seperti istana Raja (Mazmur, Amsal), di atas gunung (Keluaran), di penjara (Sebagian besar dari Surat Paulus), di pulau Patmos yang terpencil (Wahyu).
Selain itu juga ditulis oleh berbagai orang dengan berbagai latar belakang:
- Paulus (Tukang Tenda)
- Petrus (Nelayan)
- Daud, Salomo (Raja)
- Ester (Ratu)
- Pemunggut Cukai (Matius)


- Tabib/Dokter (Lukas)
- Pemungut Buah (Amos)

5. Jumlah dan Pencetakkan Alkitab
Terhitung tanggal 1 Januari 2007, terdapat 2.436 jumlah bahasa dan dialek yang telah digunakan dalam menerbitkan sedikit-dikitnya satu buku dari Alkitab[3]. Alkitab telah dicetak lebih dari 4.700.000.000 eksemplar dan merupakan "buku" yang paling banyak diterjemahkan dan dicetak di dunia. (sebagai catatan, jumlah bahasa yang digunakan di seluruh dunia tercatat 6.912 bahasa dari 39.491 bahasa yang pernah ada[4].)
Jika seluruh Alkitab semenjak pertama kali dicetak sampai dengan sekarang ditumpuk keatas, maka ketinggiannya mencapai 8 kali tinggi Puncak Mount Everest.




Fakta Alkitab
1. Ayat Terpanjang Alkitab
Menurut Jumlah Kata Ester 8:9 "Pada waktu itu juga dipanggillah para panitera raja, dalam bulan yang ketiga--yakni bulan Siwan--pada tanggal dua puluh tiga, dan sesuai dengan segala yang diperintahkan Mordekhai ditulislah surat kepada orang Yahudi, dan kepada para wakil pemerintah, para bupati dan para pembesar daerah, dari India sampai ke Etiopia, seratus dua puluh tujuh daerah, kepada tiap-tiap daerah menurut tulisannya dan kepada tiap-tiap bangsa menurut bahasanya, dan juga kepada orang Yahudi menurut tulisan dan bahasanya.". (80 kata, 355 huruf)
Menurut Jumlah Huruf: Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.(Wahyu 20:4) - (70 kata, 382 huruf)
2. Ayat Terpendek Alkitab
-Dalam Bahasa Inggris Yoh 11:35 "Jesus Wept" -- "Maka menangislah Yesus".
-Dilihat dari jumlah kata "Bersukacitalah senantiasa" (1 Tes 5:16) 
-Dilihat dari jumlah huruf "Adam, Set, Enos" (1 Taw 1:1)
3. Kitab Terpanjang
Mazmur yang terdiri dari 150 Pasal.
4. Kitab terpendek
2 Yohanes: 1 Pasal yang terdiri dari 13 ayat
Selain 2 Yohanes, ada juga beberapa kitab yang hanya memiliki 1 Pasal, yaitu: Obaja (21 ayat), Filemon (25 ayat), 3 Yohanes (14 ayat), Yudas (25 ayat). Perlu diketahui bahwa penulis surat Yudas bukanlah Yudas Iskariot melainkan Yudas saudara Yesus.
5. Pasal terpanjang, terpendek dan pasal di tengah Alkitab
1. Mazmur 118 adalah pasal paling tengah dalam seluruh Alkitab
2. Mazmur 117, sebelum Mazmur 118, adalah pasal terpendak dalam Alkitab (  2 ayat, 24 kata, 129 huruf).
3. Mazmur 119, sesudah Mazmur 118, adalah pasal terpanjang dalam Alkitab ( 176 ayat,2445 kata, 100146 huruf).
4. Alkitab kita terdiri dari 594 pasal sebelum Mazmur 118 dan 594 pasal sesudah Mazmur 118
5. Bila dijumlahkan seluruh pasal dalam Alkitab, kecuali Mazmur 118, hasilnya adalah 1188 pasal
6. 1188 atau Mazmur 118:8 adalah ayat paling tengah dalam Alkitab, bunyinya adalah : “Lebih baik berlindung pada Tuhan daripada percaya kepada manusia”

6. Kitab Tanpa Nama "Allah" dan "Tuhan" 
Tahukah anda jika kitab Ester tidak tercatat satupun kata Allah ataupun Tuhan.
7. Tulisan Tuhan Langsung
Hanya ada 2 bagian dalam Alkitab yang benar-benar “ditulis” oleh Allah, yaitu 10 perintah Allah dalam 2 loh batu yang pertama (yang dibanting Musa) dan tulisan di dinding istana Raja Belsyazar.
8. Jumlah Kata, Ayat, Pasal dan Kitab
Perjanjian Lama
Jumlah Kitab: 39 Kitab
Jumlah Pasal: 929
Jumlah Ayat: 23.145
Jumlah Kata: 496.485
Perjanjian Baru
Jumlah Kitab: 27 Kitab
Jumlah Pasal: 260
Jumlah Ayat: 7.957

Jumlah Kata: 161.772
Alkitab
Jumlah Kitab: 66 Kitab
Jumlah Pasal: 1.189
Jumlah Ayat: 31.102

Jumlah Kata: 658.257
 


Pandangan Orang terhadap Alkitab
Ada banyak cara orang memandang Alkitab:
1. Alkitab bukanlah Firman Allah
Ini jelas sekali dipercaya oleh orang yang tidak percaya Yesus. Mereka menganggap bahwa Alkitab hanyalah karangan manusia yang dipenuhi fantasi yang berlebihan. Bahkan ada kelompok yang terlalu sibuk untuk mencari bukti bahwa Alkitab bukanlah Firman Allah. Sebagian kelompok lagi percaya bahwa Alkitab sudah banyak diubah. Intinya mereka tidak mempercayai bahwa Alkitab adalah Firman Allah.


2. Alkitab sebagian dari Firman Allah
Ada dua bagian orang yang memandang Alkitab sebagian dari Firman Allah.
Kelompok pertama seringkali disebut sebagai universalis. Mereka percaya bahwa Tuhan memberikan FirmanNya kepada orang Kristen melalui Alkitab; tapi mereka juga percaya Tuhan berbicara kepada orang Budha melalui Tripitaka, dan hal yang sama berlaku untuk agama lain dimana Tuhan berbicara kepada mereka melalui kitab sucinya masing-masing.
Kelompok kedua sering saya sebut dengan kelompok ekstrim. Mereka percaya bahwa setelah Alkitab selesai ditulis (diakhiri dengan Kitab Wahyu), Tuhan masih dapat berbicara kepada mereka dan memberikan pewahyuan baru (pewahyuan berbeda dengan nubuatan). Hasilnya adalah, mereka mendirikan doktrin diatas pernyataan Tuhan kepada diri mereka. Sebagai contoh: "si bodoh" Joseph Smith percaya bahwa Tuhan menyuruh dia untuk menulis suatu pewahyuan yang Tuhan berikan kepada dia yang akhirnya dibukukan dalam Kitab Mormon. Ellen G. White juga yakin bahwa Tuhan mewahyukan dia untuk menulis buku-buku yang dipakai sebagai saduran oleh orang Advent saat ini. (Untuk kedua aliran yang saya sebut diatas, untuk masalah ini saya SANGAT SIAP JIKA ANDA INGIN BERDEBAT).
Itu sebabnya sampai saat ini saya dengan keras menolak jika ada orang-orang bodoh yang ingin menjadikan sesuatu selain Alkitab sebagai dasar doktrin.

3. Alkitab berisi Firman Allah
Sebagian orang sekilas pasti setuju dengan pendapat ini. Tapi maksud pendapat ini adalah bahwa didalam Alkitab berisi Firman Tuhan, namun tidak sepenuhnya Firman Tuhan.
Ketika saya bertanya "Apa itu Firman Tuhan?" maka orang akan menjawab "Perkataan Tuhan". Lalu bagaimana dengan Matius 4:5-6 "Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: Jika Engau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu..." Pertanyaan dari saya "Itu perkataan siapa?". Kalimat diatas bukanlah perkataan Tuhan, karena yang mengucapkan adalah Iblis.
Orang yang mempercayai pendapat seperti ini tidak akan saya anggap sesat seperti dua pendapat diatas. Mengapa? Karena biasanya orang yang berpendapat seperti ini belum mendapat pengertian yang benar dan hal seperti ini pernah saya alami karena kekurang tahuan terhadap Alkitab.

4. Alkitab adalah satu-satunya Firman Allah dan penulisannya sudah FINAL, dan tidak perlu ditambahkan lagi dengan pewahyuan baru
Lalu bagaimana dengan pertanyaan diatas. Pengertian "Firman Allah" sebenarnya dijelaskan dalam 2 Timotius 3:16 yaitu "Segala tulisan yang diilhamkan Allah". Jadi memang dalam Matius 4:5-6 diatas merupakan perkataan dari Iblis, tapi penulis kitab itu yaitu Matius ketika menuliskan ayat tersebut mendapatkan ilham dari Tuhan.
Alkitab adalah kebenaran mutlak sehingga ketika membangun suatu doktrin hanya boleh menggunakan Alkitab tanpa dibumbui oleh hal yang lain. Itu sebabnya sampai saat ini saya menolak orang yang TERLALU SERING berkata "Tuhan berbicara kepada saya" karena jika Tuhan terlalu sering berbicara kepada saya secara audibel (mendengar seperti orang berbicara di hadapan kita), maka LEBIH BAIK SAYA MEROBEK ALKITAB SAYA karena tidak ada gunanya, buat apa saya membacanya kalau Dia lebih suka berbicara langsung.
Tapi saya bukan menolak orang yang berbicara langsung, karena istri saya serta beberapa rekan sepelayanan yang saya percayai pernah mendengar suara Tuhan secara langsung. Yang saya tolak adalah ketika orang lebih sering berkata "Tuhan berbicara kepada saya" dibanding "Alkitab berkata" karena ada penekanan yang berbeda. 
Yang lebih konyol lagi adalah ketika ada orang yang mendengar Tuhan berbicara kepadanya untuk mengkorek kesalahan dan dosa orang tersebut (padahal Tuhan sudah mengampuni dan melupakan dosanya) atau bahkan menuduh orang lain anti Kris hanya karena Tuhan berkata kepada dia bahwa orang lain berbeda pandangan dengannya (saya pernah dituduh sebagai Anti-Kris karena orang itu bermimpi kalau orang yang hanya menceritakan Kasih Tuhan tanpa memberitakan dosa dan hukumannya adalah utusan Anti-Kris, dan saya adalah orang yang sampai saat ini konsisten untuk mengabarkan hal itu: BACA ARTIKEL SAYA "SAYA ADALAH ANTI-KRIS")


PENUTUP
Alkitab sebagai Firman Allah tidak perlu diragukan keakuratannya dan otoritasnya. Dia tidak perlu ditambahkan apapun sebagai dasar.
ADA BANYAK PERTANYAAN YANG MUNGKIN MUNCUL, ANDA BOLEH KIRIM MELALUI KOMENT ATAU KIRIM MELALUI EMAIL DI garrytengker@gmail.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar